Sepanjang sejarah perkembangan perangkat lunak, sistem operasi menjadi sebuah bagian penting dan terus dikembangkan hingga saat ini. Sistem operasi merupakan kumpulan perangkat lunak yang luas dan kompleks mengatur operasional komputer dan berbagai aplikasi yang bekerja didalamnya. Linux merupakan salah satu sistem operasi berbasis UNIX yang dikembangkan dibawah lisensi GNU.
Lain dulu lain sekarang, jika dulu Linux sangat sulit digunakan dan kurang dalam tampilannya, saat ini telah berubah dengan sangat baik. Perkembangan tersebut berkaitan dengan banyaknya proyek Open Source yang di buat oleh komunitas tentunya. Banyaknya proyek yang berbasiskan Open Source pada saat ini dan terus bertambah, bahkan perusahaan besar seperti IBM, HP, ORACLE, maupun Sun Microsystem ikut dalam berbagai proyek Open Source. Berbagai kemajuan tersebut rupanya menarik Microsoft untuk ikut serta, seperti kerja sama antara Microsoft dengan Novell (SUSE), Xandros maupun pada proyek Open Source lainnya. Hal tersebut tentu untuk kepentingannya seperti kerjasama yang dilakukan dengan berbagai perusahaan pada waktu dahulu. Pada dasarnya semangat Open Source terletak pada “Free” bukan hanya berarti gratis akan tetapi “Freedom” yaitu kebebasan, jadi jangan salah.
Apa itu abgLinux? abgLinux merupakan distribusi (baca: distro) Linux yang dibuat di STMIK AMIKBANDUNG. Awalnya abgLinux dibuat oleh Achmad Syafa’at sekitar tahun 2004 dan diselesaikan tahap beta 1.0 pada Januari 2005, Saat ini abgLinux tersedia dalam edisi K (K-Edition) versi 1.0 beta (abgLinux K-Edition 1.0 beta). Pertama kali abgLinux dibuat adalah untuk penggunaan desktop, tetapi tidak menutup kemungkinan suatu saat dibuat dengan tujuan-tujauan khusus dalam pengembangannya. Seiring perjalanan waktu, abgLinux digunakan juga di lingkungan Lab. Komputer STMIK AMIKBANDUNG dan menunjukan hasil yang memuaskan.
abgLinux dikemas secara praktis dengan ukuran file ISO 690 MB sehingga cukup untuk kapasitas satu keping CD 700 MB. Proses instalasi abgLinux sudah menggunakan X-Window, ditambah lagi menggunakan desktop KDE untuk mempermudah pengguna. Karena abgLinux masih dalam tahap beta mungkin ada beberapa kekurangan, tetapi distro ini dapat anda gunakan kerena telah teruji dan melalui beberapa tahap diuji coba. Adapun paket yang ada di abgLinux kompatibel dengan Fedora Core 2 sehingga anda tidak perlu cemas dalam menggunakannya.
Saat ini versi terbaru belum dapat dikeluarkan secara pasti, karena berbagai faktor seperti pendanaan dan infrastruktur. Versi terbaru dalam berbagai edisi sedang dirancang dan dipersiapkan. Computer Security Research Group (CSRG) merupakan lembaga riset kemahasiswaan yang ada dilingkungan STMIK AMIKBANDUNG dan sedang melakukan pengembangan abgLinux. Melalui lembaga riset ini pengambangan, publikasi abgLinux dilakukan.
Berikut data dari abgLinux K-Edition 1.0 beta :
-
URL: http://abgLinux.stmik-abg.ac.id, http://abglinux.wordpress.com, http://csrgblog.wordpress.com
-
Lisensi: GPL Versi 2 & LGPL
-
md5sum:
-
Download ISO: http://abgLinux.stmik-abg.ac.id, http://csrgblog.wordpress.com
-
Mirror:
-
Ukuran: 690 MB
-
Base sistem: Fedora core 2
-
Kernel: 2.6.5-1.358
-
Arsitektur: x86-32 bit
-
Theme: KDE versi 3.2.2
Beberapa tampilan dari abgLinux :
Rekomendasi perangkat keras yang disarankan (kompatibel, setara atau diatasnya) :
- Prosessor (x86) : Pentium II 450 MHz;
- RAM: 256 MB;
- Harddisk: 3 GB;
- VGA Card: 16 MB;
- CD-ROM: 16x;
- Monitor: SVGA, res. 1024×768 pixels;
- Keyboard: generic;
- Mouse: generic;
Aplikasi yang tersedia, antara lain :
| Accessories : | Internet : | |
|
|
|
| Games : | ||
|
||
| Graphics : | ||
|
||
| Office : | ||
|
||
| Sound & Video : | ||
|
||
| Paket tambahan di-install terpisah : | ||
|
||
Temukan pengalaman berbeda dan kebebasan dengan menggunakan Linux. Semoga dapat menambah wawasan anda. Selamat mencoba.
© 2005-2008, Achmad Syafa’at
http://asyafaat.wordpress.com, http://www.geocities.com/achmadsyafaat, http://asyafaat.webnet-id.com, http://csrgblog.wordpress.com




Apakah spesifikasi RAM yang 256 nggak bisa diminimalkan lagi, karena pasti ada komputer yang RAM-nya dibawah 256 tapi user ingin install linux. Sebagian distro linux kan ada juga yang bisa jalan bagus di komputer dengan RAM 128. Selain itu aku juga mau usul “kalau boleh usul”, kan lebih baik kalau ada live CD dan install CD. Trus ISO nya kapan di upload, ku tunggu ya. kalau ISO nya di upload nggak dari server pribadi project kan nggak papa juga, misal ISO bisa di RAR yang di split jadi 100 MB trus di upload ke file hosting kayak indoupload, gudangupload, indowebster, dan lain sebagainya.
Terimakasih atas masukannya,….